obat stroke dari bahan alami - Pengobatan Denature Indonesia

Home Sitemap About Me Privacy Policy TOS

obat stroke dari bahan alami

Selamat datang website kami. Kami menyediakan jenis obat herbal untuk penyakit stroke yang aman untuk dikonsumsi minim efek samping dibanding obat-obatan kimia. Obat kami murni menggunakan bahan-bahan yang berasal dari tanaman – tanaman yang mempunyai khasiat yang Insya Allah bisa membantu menangani penyakit stroke anda. Obat stroke ini sudah terdaftar di BPOM dan dapat dipastikan aman untuk dikonsumsi. Obat stroke ini bernama Centiloss dan Morici.

KELEBIHAN OBAT HERBAL STROKE DE NATURE:

  1. INSYA ALLAH HALAL
  2. Ijin BPOM : POM TR CENTILOSS DE NATURE 163 394 881
  3. Ijin BPOM : POM TR MORICI DE NATURE 163 395 031
  4. DENGAN CANGKANG KAPSUL BERSERTIFIKASI HALAL
  5. MEMENUHI STANDAR PRODUKSI REKOMENDASI CPOTB BPOM RI
  6. 100% ALAMI DAN AMAN
  7. HARGA Rp. 295.000,-
Pesan Ke No Telp : 0823-0006-1112 (SMS/WA/Telp)

PIN BBM 5EB6CECF

Pencegahan Stroke1) Pencegahan Premordial

Tujuan pencegahan premordial adalah mencegah timbulnya faktor risiko bagi individu yang belum mempunyai faktor risiko. Pencegahan premordial dapat dilakukan dengan cara melakukan promosi kesehatan, seperti berkampanye tentang bahaya rokok terhadap stroke dengan membuat selebaran atau poster yang dapat menarik perhatian masyarakat.

Selain itu, promosi kesehatan lain yang dapat dilakukan adalah program pendidikan kesehatan masyarakat, dengan memberikan informasi tentang penyakit stroke hemoragik melalui ceramah, media cetak, media elektronik.
A) Pencegahan Primer.

Tujuan pencegahan primer adalah mengurangi timbulnya faktor risiko stroke bagi individu yang mempunyai faktor risiko tetapi belum menderita stroke dengan
cara melaksanakan gaya hidup sehat bebas stroke, antara lain:

 

  1. Menghindari merokok, stres mental, alkohol, kegemukan, konsumsi garam berlebihan, obat-obatan golongan amfetamin, kokain dan sejenisnya.
  2. Mengurangi kolesterol, lemak dalam makanan seperti jerohan, daging berlemak, goreng-gorengan.
  3. Mengatur pola makan yang sehat seperti kacang-kacangan, susu dan kalsium, ikan, serat, vitamin yang diperoleh dari makanan dan bukan suplemen (vit C, E, B6, B12 dan beta karoten), teh hijau dan teh hitam serta buah-buahan dan sayur-sayuran.
  4. Mengendalikan faktor risiko stroke, seperti hipertensi, diabetes mellitus, penyakit jantung dan lain-lain.
  5. Menganjurkan konsumsi gizi yang seimbang dan berolahraga secara teratur, minimal jalan kaki selama 30 menit, cukup istirahat dan check up kesehatan
  6. secara teratur minimal 1 kali setahun bagi yang berumur 35 tahun dan 2 kali setahun bagi yang berumur di atas 60 tahun.

B) Pencegahan Sekunder

Untuk pencegahan sekunder, bagi mereka yang pernah mendapat stroke, dianjurkan :

 

  1. Hipertensi : diet, obat antihipertensi yang sesuai
  2. Diabetes melitus : diet, obat hipoglikemik oral/ insulin
  3. Penyakit jantung aritmik nonvalvular (antikoagulan oral)
  4. Dislipidemia : diet rendah lemak dan obat antidislipidemia
  5. Berhenti merokok
  6. Hindari alkohol, kegemukan dan kurang gerak
  7. Polisitemia

h. Asetosal (asam asetil salisilat) digunakan sebagai obat antiagregasi trombosit pilihan pertama. Tiklopidin diberikan pada penderita yang tidak tahan asetosal.

i. Antikoagulan oral diberikan pada penderita dengan faktor risiko penyakit jantung dan kondisi koagulopati yang lain

j. Tindakan bedah lainnya.

2) Pencegahan Tertier

Meliputi program rehabilitasi penderita stroke yang diberikan setelah terjadi stroke. Rehabilitasi meningkatkan kembali kemampuan fisik dan mental dengan berbagai cara. Tujuan program rehabilitasi adalah memulihkan independensi atau mengurangi ketergantungan sebanyak mungkin. Cakupan program rehabilitasi stroke dan jumlah spesialis yang terlibat tergantung pada dampak stroke atas pasien dan orang yang merawat.

Stroke  atau cedera cerebrovaskular (CVA) adalah kehilangan fungsi otak yang diakibatkan oleh berhentinya suplai darah ke bagian otak (Smeltzer & Bare, 2002). Stroke adalah sindrom klinis yang awal timbulnya mendadak, progesi cepat, berupa defisit neurologis fokal dan/ atau global, yang berlangsung 24 jam atau lebih atau langsung menimbulkan kematian, dan semata–mata disebabkan oleh gangguan peredaran darah otak non traumatik (Mansjoer, 2000).

Jumlah penderita stroke di seluruh dunia yang berusia dibawah 45 tahun terus meningkat. Pada konferensi ahli saraf internasional di Inggris dilaporkan bahwa terdapat lebih dari 1000 penderita stroke berusia kurang dari 30 tahun. Badan kesehatan dunia memprediksi bahwa kematian akibat stroke akan meningkat seiring dengan kematian akibat penyakit jantung dan kanker kurang lebih 6 juta pada tahun 2010 menjadi 8 juta di tahun 2030 (American Heart Association, 2010).

Masalah stroke di Indonesia menjadi semakin penting dan mendesak, karena kini jumlah penderita stroke di Indonesia terbanyak di Asia. Jumlah penderita stroke dengan rata-rata berusia 60 tahun ke atas berada di urutan kedua terbanyak di Asia, sedangkan usia 15-59 tahun berada di urutan ke lima terbanyak di Asia (Yayasan Stroke Indonesia, 2010). Jumlah penderita stroke mencapai 8,3 per 100 populasi di Indonesia dengan populasi sekitar 211 juta jiwa, berarti terdapat sekitar 1,7 juta penderita stroke di Indonesia (Depkes, 2007). Selain itu, di Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2009 terdapat 81,6 % kasus stroke dan terdapat 31,4% kematian. Insidensi tertinggi yaitu Kabupaten Pare-pare 18,6% dan CFR (Case Fatality Rate) 13,7% , kemudian Palopo 17,6% dan CFR 12,5% serta Tana Toraja 10,3%. Kemudian meningkat pada tahun 2010 menjadi 1598 kasus dan 121 kematian. Adapun insidensi tertinggi yaitu di Kabupaten Soppeng sebanyak 62,14% dan CFR 1,4%, kemudian Pinrang 7,69% dan CFR 17,7% serta Wajo 4,38% dan CFR 20% (Profil Kesehatan Sulawesi Selatan, 2009-2010).

 

SOLUSI UNTUK PENYAKIT STROKE

Pengobatan yang baik untuk penyakit stroke berasal dari obat yang baik pula. Obat yang baik disini berarti bisa karena aman, tanpa efek samping dan berkualitas. Syarat-syarat tersebut bisa dibuktikan dengan nyata ketika obat herbal tersebut sudah lulus uji BPOM. Seperti halnya obat stroke dari de Nature yang sudah terdaftar di BPOM, serta cara produksinya berdasarkan rekomendasi CPOTB BPOM RI. Obat de Nature ini bisa menjadi salah satu opsi untuk menangani gejala atau yang telah menderita penyakit stroke ringan maupun akut.
OBAT HERBAL STROKE DE NATURE


Pesan Ke No Telp : 0823-0006-1112 (SMS/WA/Telp)

PIN BBM 5EB6CECF

 

KELEBIHAN OBAT HERBAL STROKE DE NATURE:

  1. INSYA ALLAH HALAL
  2. Ijin BPOM : POM TR CENTILOSS DE NATURE 163 394 881
  3. Ijin BPOM : POM TR MORICI DE NATURE 163 395 031
  4. DENGAN CANGKANG KAPSUL BERSERTIFIKASI HALAL
  5. MEMENUHI STANDAR PRODUKSI REKOMENDASI CPOTB BPOM RI
  6. 100% ALAMI DAN AMAN
  7. HARGA Rp. 295.000,-
HARGA SEPAKET Rp. 295.000,-

 

CARA PEMBELIAN :

Di era modern ini anda tidak perlu berlelah-lelah ke toko untuk mendapatkan produk kami, cukup menggunakan internet/online anda sudah bisa memperoleh obat yang anda inginkan. Cukup hubungi kami via telepon/sms. Mudah, Cepat & Aman.


Langkah-Langkah Pemesanan/Pembelian :
  1. Pilih Paket Herbal Yang Anda Pilih, Atau Kalau Bingung Bisa Konsultasikan Dulu Dengan Kami
  2. Pesan Ke No Telp Ini : 0823-0006-1112 (SMS/WA/Telp) ; 5EB6CECF (BBM)
  3. Lunasi Pembayaran Via Transfer ATM, Teller Bank Atau E-Banking. Kami Menerima Dari Bank Lokal Manapun Se Indonesia : Bank Mandiri, BCA, BRI, BNI, Muamalat, Danamon, CIMB Niaga, dll
  4. Anda Kirim Foto Bukti Transfer Barusan Via WA/BBM
  5. Kami Segera Paketkan & Kirimkan Via Biro Terpercaya Seperti JNE, Pos Indonesia, & TIKI
  6. Kami Kabarkan/Konfirmasi Pengiriman & No Resi Paket Anda Sehingga Anda Bisa Cek/Tracking Sendiri
HAPPY ONLINE SHOPPING, CUSTUMER
EASY – FAST – SAFE
obat stroke dari bahan alami
Artikel "obat stroke dari bahan alami" ditulis oleh admin update terakhir pada 20th Februari 2017 Categories: Uncategorized Tags: permalinks http://www.teach-kids.com/2017/02/20/obat-stroke-dari-bahan-alami/ di Pengobatan Denature Indonesia

Related Posts:

Leave your comment here:

Home Sitemap About Me Privacy Policy TOS


2014 - Pengobatan Denature Indonesia